Menantu dan Mertua

Memang agak sedikit sulit jika kita tinggal satu atap dengan mertua atau dengan sanak saudara kita, selain rasa canggung atau segan sering sekali terlintas di benak kita. Hidup ber-rumah tangga memang kerap kali cenderung sensitif apalagi bagi pasangan baru yang masih tinggal di rumah orangtua, yang kerap kali campur tangan dalam urusan rumah tangga kita. Mungkin hal ini dirasakan oleh beberapa pasangan baru yang sudah berumah tangga.

Memang dalam hal ini faktor keuangan menjadi beberapa alasan bagi setiap pasangan dalam merencanakannya, terlebih jika dari pihak wanita yang belum ingin terlepas dari keluarga. Memang sangat sulit jika kita tidak dapat mengatasi dalam hal ini, setiap konflik yang terjadi sudah pasti tidak akan lepas dari campur tangan orang tua, karna sering kali permasalahan dengan mertua yang menjadi pemicu timbul nya konflik atau pun sebaliknya.

Dari sinilah cara pola kita berfikir dituntut harus lebih dewasa dan tentunya harus lebih bijaksana dalam mengatasi setiap masalah dengan keluarga, yang nanti nya akan berpengaruh besar terhadap kita dan orang tua.

Mungkin memang bukanlah hal yang mudah dalam mengatasi tiap masalah demi masalah yang kerap timbul, introspeksi dari diri kita didalam memberikan solusi harus lah kita perhitungkan baik baik sehingga tidak ada salah satu pihak yang nantinya akan kecewa atau tersinggung. Dan hal yang paling penting adalah berikanlah rasa hormat bagi mertua anda, dan anggaplah mereka menjadi bagian penting didalam hidup anda dan dari sinilah kita bisa menjaga keharmonisan antara kita dan mertua.

9 komentar:

Dhimas said...

Pertamaxx aja deh...

Googleholic said...

Berpikir dingin dan utamakan musyawarah....
(ingat mertua lebih ganas dari ibukota....
wekekekekekeke........)

alifahru said...

memang susah kumpul dengan mertua...mau bangun agak siang rikuh...
mau bertengkar ama istri gak enak....
mau makan di luar dikira nggak doyan ama makanan mertua...
silahkan ditambahi sendiri daftar ketidaknyamana hidup masih numpang ama mertua.... :)

coi said...

Setiap penyakit ada obatnya dan setiap masalah pasti ada solusinya...Tetap semangat..:)

Panda said...

berani berumah tangga harus berani jg menghadapi mertua dan keluarga dia

bani risset said...

heuuu emang susah tuh.. Tabah ajaa..

Zalukhu said...

Hahaha saya belum punya mertua nih... eh..
Ketika Suara tak terdengar
Ketika Tangan tak mampu berjabat
Hanya hati yang tulus mengucapkan:
"Selamat Idul Fitri"
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Salam

Zalukhu

akangjuned said...

@dimas: sip bos..
@googleholic: heheh.., kirain setajam silet :P
@alifahru: yup betul mas
@coi: terima kasih atas support nya...
@panda: betul juga mas
@bani riset: selalu mencoba untuk bertahan, kaya lagu saya :P
@zalukhu: sama sama bro...

bowbee said...

Hmmm... rasanya kesusahan itu tergambar sekali di tulisan anda...

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons