Takut Berkomitmen?

Ada banyak alasan mengapa orang-orang belum menikah atau bahkan takut menikah. Salah satunya adalah takut berkomitmen. Apakah Anda salah satunya? Apakah Anda kemudian akan pergi menjauh dari seseorang ketika ia berbicara soal komitmen? Jika ya, mungkin Anda termasuk orang yang takut berkomitmen.

Ketika beberapa orang berpikir bahwa komitmen adalah seluruh cinta yang akan selalu ada di sepanjang usia kita, tidak demikian bagi beberapa orang lainnya yang takut berkomitmen. Bagi mereka, komitmen berarti kehilangan kebebasan dalam bergaul, tidak lagi bisa berpesta, shopping, kehilangan pekerjaan, berubahnya peran dan status, bahkan perubahan secara fisik.

Sebenarnya pada awalnya prialah yang seringkali memegang teguh hidup melajang dan takut berkomitmen. Namun kini tidak lagi. Beberapa perempuan, khususnya yang sudah bekerja, akan berpikir bahwa komitmen berarti hilangnya tiket kebebasan. Namun tetap saja, opini yang berkembang di masyarakat, khususnya masyarakat timur, menganggap jika Anda tidak hidup berpasang-pasangan, maka ada yang salah.

Mungkin pertanyaan yang muncul dalam benak Anda adalah "bagaimana kalau semuanya menjadi salah?" Ketakutan tersebut mungkin dikarenakan sekitar satu dari tiga perkawinan yang berakhir dengan perceraian. Namun itu biasanya terjadi pada mereka yang menjadikan perbedaan, gangguan, sebagai halangan. Dan jika itu terjadi, maka Anda akan melangkah pada sebuah hubungan yang lebih menakutkan daripada yang pernah terjadi.

Itu yang seringkali menjadi alasan mengapa seseorang takut menghadapi komitmen. Pengalaman masa kecil yang orangtuanya mengalami perceraian, atau selingkuh, kegagalan perkawinan orang-orang terdekat, dan sebagainya, bisa membuat seseorang merasa takut menghadapi hal yang sama dengan apa yang pernah ia lihat.

Namun tiap hubungan pasti berbeda-beda, tergantung dari bagaimana cara pandang dan cara pikir masing-masing. Jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang bahagia, maka itu adalah bagian dari komitmen hubungan yang sukses.

Cobalah Anda pikirkan lagi, yakinkan dulu diri Anda bahwa dialah pria yang tepat. Jangan takut, karena pada dasarnya setiap hubungan berbeda-beda tergantung masing-masing individu. Dan jangan takut berkomitmen karena dengan berkomitmen tidak berarti Anda melepaskan semua kehidupan Anda.

0 komentar:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons