Mulailah hidup sehat untuk hindari kanker paru-paru

Tahukah Anda, setiap 30 detik satu orang meninggal dunia akibat kanker paru-paru?. Hanya 1 dari 10 orang yang terdiagnosis kanker paru-paru mampu bertahan hidup setelah 5 tahun. Orang yang paling mudah terkena risiko kanker paru-paru adalah wanita, dan 80% penderita kanker paru-paru adalah perokok.

Mereka yang terkena risiko kanker paru-paru adalah perokok, baik aktif maupun yang pasif, mereka yang terpapar asbes dan gas radon, pernah mengalami sakit paru-paru sebelumnya, seperti tubercolusis (TBC), memiliki riwayat keluarga yang pernah terkena kanker paru-paru, polusi udara di luar ruangan juga memiliki kontribusi meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Gejala-gejala yang umum dialami penderita kanker paru-paru biasanya batuk yang tidak kunjung sembuh, bahkan menjadi semakin parah. Ketika mengeluarkan dahak, disertai dengan darah dan dalam jumlah banyak. Nafas yang tersegal-sengal dan pendek juga dialami oleh penderita kanker paru-paru, rasa sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.

Gejala yang juga dirasakan oleh para penderita kanker paru-paru adalah kelelahan kronis, kehilangan selera makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas, suara serak atau parau disertai pembengkakan di wajah atau leher.

Bagaimana mendiagnosa ?

Jika kanker masih terlalu kecil, biasanya tidak menimbulkan gejala atau tanda-tanda khusus. Maka tidak heran, sebagian besar penderita kanker paru-paru datang konsultasi kedokter ketika stadium lanjut.

Kasus-kasus stadium awal sering fitemukan tanpa sengaja, terutama pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Untuk mendiagnosis kanker paru-paru, perlu dilakukan Foto Sinar X (X-Ray), Computed Tomography (CT) scan Toraks, Biopsi Jarum Halus, Bronskopi, dan USG Abdomen.

Oleh karena itu, sangat disarankan kepada Anda untuk dapat memeriksa kesehatan secara rutin. Jika ditemukan tanda yang menunjukkan gejala kanker paru-paru, segera konsultasikan ke dokter agar bisa diatasi lebih dini.

Akan lebih baik lagi jika Anda mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, dengan tidak merokok, tidak meminum minuman beralkohol, rajin berolahraga dan teratur memeriksa kondisi kesehatan Anda.

1 komentar:

ika said...

wah rokok emang musuh bagi tubuh kita,tapi kenapa masih byk yang suka meracuni diri ya?

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons